Tim Muda Liverpool Digilas Aston Villa 5-0

Turun dengan para pemain muda, Liverpool tidak berdaya menahan serangan Aston Villa. Aston mencukur Liverpool dengan skor besar 5-0.

Bermain di Villa Park pada pertandingan perempatfinal Piala Liga Inggris pada hari Rabu (18/12/2019) dinihari WIB, Liverpool memainkan tim U-23 di pertandingan ini. Hal itu terpaksa mereka lakukan karena tim utama Liverpool mesti berada di Qatar untuk mengikuti ajang Piala Dunia Antarklub 2019.

Tampil dengan line up termuda sepanjang sejarah klub dengan rataan usia 19 tahun 186 hari, Liverpool terlihat kesulitan melawan Aston.

Liverpool yang ditemani oleh Neil Critchley di pinggir lapangan mesti kebobolan 5 kali. Gelontoran gol Aston dicetak oleh Jonathan Kodjia (2 gol), Conor Hourihane, bunuh diri Morgan Boyes dan Wesley.

Kemenangan ini membawa The Villans ke babak semifinal Piala Liga Inggris. Sementara itu langkah The Reds di ajang Piala Liga Inggris mesti terhenti di babak perempatfinal.

Tim muda Liverpool sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup bagus. Harvey Elliott yang ditempatkan di sebelah kanan bermain dengan menonjol pada menit-menit awal.

Kecepatan Elliott sering kali membuat lini belakang Aston kerepotan. Elliott bahkan nyaris membuka keunggulan pada menit ke-10. Elliott bisa menusuk hingga ke dalam kotak penalti Aston dari sebelah kanan. Lantas Elliott melepaskan tembakan keras. Akan tetapi Oerjan Haaskjold Nyland masih bisa menghalau si kulit bundar.

Aston yang sempat tertekan pada awal pertandingan perlahan-lahan bisa menguasai jalannya pertandingan. Tim tuan rumah pun mampu membuka keunggulannya pada menit ke-14. Tendangan bebas Hourihane dari sebelah kanan yang tidak menemui para pemain Aston malah melesak masuk ke dalam gawang Caoimhin Kelleher. Aston pun memimpin 1-0.

Berselang 3 menit, Aston menggandakan keunggulannya menjadi 2-0. Crossing Ahmed El Mohamady dari sebelah kanan mengenai kaki Boyes. Bola yang berubah arah tidak bisa diantisipasi Kelleher sehingga jala gawang Liverpool mesti kembali bergetar.

Aston memperbesar keunggulannya menjadi 3-0 pada menit ke-37. Berhasil mencuri bola di lini tengah, Jota melepaskan umpan terobosan kepada Kodjia. Berlari sendirian ke dalam kotak penalti, Kodjia dengan dingin memperdayai Kelleher untuk menjebol gawang Liverpool.

Sebelum turun minum, Kodjia menciptakan gol keduanya sekaligus memperbesar keunggulan Aston menjadi 4-0. Mendapatkan umpan mendatar El Mohamady dari sebelah kanan, Kodjia bisa menyepak bola untuk menaklukkan Kelleher.

Skor empat gol tanpa balas untuk keunggulan Aston ini pun bertahan sampai jeda pertandingan.

Seusai turun minum, Liverpool bermain lebih bagus dengan lebih tenang di dalam menguasai bola. Hal ini sedikit membuat sulit Aston.

Di menit ke-55, Liverpool mempunyai peluang untuk memperkecil skor lewat Boyes. Tapi tendangan Boyes dari dalam kotak penalti masih bisa dijinakkan Nyland.

Memasuki pertengahan paruh kedua, tidak banyak peluang berbahaya yang bisa diciptakan kedua kesebelasan.

Pada akhir pertandingan, Liverpool meningkatkan daya serangnya untuk mencari gol. Kans terbaik Liverpool pada babak kedua tercipta 4 menit menjelang pertandingan tuntas. Tembakan voli Tony Gallacher mengarah deras ke gawang Aston, namun Nyland masih bisa menepis bola. Bola rebound coba disambar Leighton Clarkson. Tapi sayangnya sundulan kepala Clarkson masih terlalu pelan sehingga bisa dijinakkan Nyland.

Aston malah mampu mencetak gol pada menit-menit akhir pertandingan lewat Wesley. Wesley bisa menuntaskan serangan balik cepat timnya. Gol Wesley ini sekaligus menutup pertandingan dengan skor akhir 5-0. (RS)

Komentar

Affiliates With :